LARANTUKA, FBC- Situasi berangsur aman, pasca bentrokan antara warga dua desa yakni desa Wulublolong dan desa Lohayong di kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur yang terjadi sejak Senin sore (4/11/2014).
Hal ini ditegaskan Kapolres Flotim AKBP Dewa Putu Gede Artha yang disampaikan Kasubag Humas Polres Flotim, Iptu Nyoman Supartha yang ditemui floresbangkit.com di kantor Polres Flotim, kelurahan Amagarapti, Larantuka, Rabu,(06/11/2013).
Menurut Nyoman, bentrokan terjadi akibat warga desa Wulublolong pada Senin (04/11/2013) pukul 15.30 wita, mengambil batu di lokasi sengketa di desa Lohayong. Hari Selasa (05/11/2013) bentrokan kembali terjadi siang hingga sore yang mengakibatkan 100 rumah warga Wulublolong dibakar dan 3 orang meninggal. 6 orang warga desa Lohayong luka terkena panah di kaki, tangan dan di bagian dada. Dalam bentrokan ini 3 sepeda motor ikut dibakar
Sebagaimana pemberitaan floresbangkit.com sebelumnya, dari tiga korban yang meninggal yakni, Petronela Ola Ina Koten (80 tahun), Theresia Barek (70 tahun ) dan Yosef Sinu wotan (70 tahun ).
Data yang diterima FBC dari Kasubag Humas menyebutkan 2 korban wanita warga desa Wulublolong yang meninggal karena terperangkap di dalam rumah yang dibakar dan seorang pria ketika mencoba menyelamatkan diri dari desanya. Ketiga korban hari ini dimakamkan.
Sementara 6 orang warga Lohayong yang menderita luka yakni, Hasan (42 tahun), Yani Ilyas (47 tahun), dan Lukman.S (42 tahun). Korban lainnya, Faisal Hamid (18 tahun), Ahrahman Muhammad (18 tahun) serta Hasbin Mustafa (24 tahun).
Buat Blokade
Nyoman Supartha menjelaskan, aparat keamanan sejak Senin (4/11/2013) sudah diturunkan ke lokasi konflik untuk mengamankan situasi. “Aparat melakukan antisipasi dengan membuat blokade di dua desa dan perbatasan dan juga di lokasi pengungsian di dusun satu desa Wulublolong, “ ujarnya.
Ditambahkan Nyoman, sejak Selasa (05/11/2013) pasukan dari Polres Flotim diterjunkan 1 SSK ditambah BKO dari Brimob Detasemen C Maumere sebanyak 40 personil.
Kantor Polres Flores Timur di keluharan Amagarapati,Larantuka. (Foto : Dokumentasi FBC)
Hari ini, Rabu (06/11/2013), kata Nyoman, juga ditambah BKO dari Brimob Detasemen B Ende sebanyak 34 personil dan 1 pleton tentara dari Kodim 1624 Flotim.
Nyoman menyebutkan, sejak kemarin Kapolres dan Wakapolres Flotim berada di lokasi konflik memimpin langsung pengamanan. “ Masyarakat sudah disuruh pulang ke desanya masing – masing.
Kapolres Flotim sebagaimana disampaikan Nyoman, menghimbau agar masyarakat jangan terpancing isu dan bisa menahan diri sehingga keamanan bisa terjamin.
“Semoga konflik segera berakhir sehingga aktivitas bisa berjalan seperti sedia kala,“ harap Nyoman. ( Ebed )
- See more at: http://www.floresbangkit.com/2013/11/situasi-berangsur-aman-pasca-bentrokan-dua-desa-di-solor/#sthash.tRM8fzjR.dpuf
No comments:
Post a Comment