Sunday, December 1, 2013

AMPERA Tuding Bupati Flotim Tak Responsif


POS-KUPANG.COM, KUPANG, PK -- Senin, 11 November 2013 08:28 WITA Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA) Flores Timur (Flotim) menuding Bupati Flores Timur (Flotim), Yoseph Lagadoni Herin, S.Sos tidak responsif terhadap konflik yang terjadi di Solor. Bupati Yosni terkesan melakukan pembiaran terhadap konflik yang terjadi. Tudingan itu disampaikan AMPERA, dalam pernyataan sikapnya yang diterima Pos Kupang di Kupang, Minggu (10/11/2013) sore. Salah satu isi pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua AMPERA, FX Arihala Werang dan Sekretaris, Valentinus T Thaby ini, adalah meminta Bupati Yosni mundur dari jabatannya sebagai bupati. "Meminta Bupati Flotim Yoseph Lagadoni Herin mengundurkan diri dari jabatannya karena bupati tidak responsif terhadap situasi dan kondisi konflik yang terjadi di Solor. Bupati seolah-olah melakukan pembiaran dan masa bodoh terhadap konflik yang terjadi," demikian pernyataan sikap itu. Selanjutnya, AMPERA meminta aparat keamanan menangkap oknum-oknum yang memprovokasi masyarakat dengan isu SARA sehingga menimbulkan konflik. Pihak keamanan juga diminta tetap siaga di lokasi sampai kondisi di wilayah itu benar-benar aman. AMPERA juga meminta tokoh agama dan tokoh adat untuk segera melakukan mediasi guna menyelesaikan konflik diantara kedua pihak. Meminta pemerintah kabupaten Flotim dan Propinsi NTT memberikan bantuan kepada korban konflik yang kehilangan tempat tinggal. "Meminta dukungan masyarakat NTT berupa uluran tangan dalam membantu korban konflik perang tanding melalui aksi penggalangan dana oleh AMPERA dan Forum Mahasiswa Peduli Tragedi (Formapadi) Solor yang akan segera dilakukan hingga 15 November mendatang," demikian AMPERA. Editor: omdsmy_novemy_leo Sumber: Pos Kupang

No comments:

Post a Comment