Sunday, December 1, 2013

Korban Tewas Kasus Solor Hanya Dibungkus Tikar | SERGAP NTT [Media Revolusi]

Korban Tewas Kasus Solor Hanya Dibungkus Tikar | SERGAP NTT [Media Revolusi]
sergapntt.com, SOLOR – Sino Wotan, salah satu korban tewas akibat bacokan parang saat terjadi bentrok antara warga Desa Lahayong versus Desa Wulublolong hanya dibungkus tikar saat diserahkan polisi ke keluarganya.

Bentrok dua desa bertetangga itu bermula pada Senin (4/11/13) pagi. Ketika kerja bakti, tanpa ijin, beberapa warga Wuloblolong mengambil batu yang telah lama dikumpulkan warga Lohayong (Keba’hn). Mengetahui itu, warga Keba’hn –Lohayong menjadi marah. Sebab, batu tersebut dikumpulkan untuk membangun pondok pesantren. Persoalan batu itu kemudian merembet ke soal sengketa lokasi pondok pesantren. Warga Wulublolong klaim lokasi tersebut adalah milik mereka, demikian juga dengan warga Lohayong. Namun hari itu berhasil dilerai aparat polisi dan TNI.

Namun keesokan harinya, Selasa (5/11/13) pagi , tiba-tiba warga Wulublolong menyerang warga Lohayong. Sino Wotan yang berada di lokasi penyerangan tak bisa menghindar. Lehernya tertebas parang. Sementara Petrus Wotan, saudara Sino Wotan mengalami luka berat. BACA JUGA : Penyebab Bentrokan Di Solor

By. Lips/Eman Niron

No comments:

Post a Comment