LARANTUKA, SUARAFLORES.com, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs, Frans Lebu Raya bersama Kapolda NTT, Brigjen Pol, I Ketut Untung Yoga Ana, Kamis (7/11) siang tadi, memantau situasi dan kondisi terakhir pasca bentrok berdarah antara warga Lohayong dan Wulublolong, di Kecamatan Solor Timur. Dalam kunjungannya, Lebu Raya mendorong agar warga kedua kampung berdamai dan menyelesaikan masalah dengan musyawarah mufakat, serta berjanji membangun kembali rumah yang dibakar. “Saya ajak semua warga kembali berdamai dan menyelesaikan masalah ini dengan musyawarah dan mufakat. Saya akan berkoordinasi untuk mencari solusi membangun kembali rumah-rumah yang terbakar,”kata Lebu Raya dalam pertemuan dengan para tokoh setempat. Sementara itu, Kapolda NTT, Brigjen Pol, I Ketut Untung Yoga Ana, kepada suaraflores.com, mengatakan, pihaknya turun ke TKP bersama Gubernur NTT untuk memberikan himbauan dan penegasan agar kedua belah pihak yang bertikai menahan diri dan tidak mengulangi lagi bentrok yang sudah menelan korban jiwa serta menyebabkan kerugian materi. “Kami datang melihat langsung lokasi bentrok untuk menghimbau kedua belah pihak tidak lagi ulangi bentrokan yang sudah menelan korban jiwa dan mengakibatkan ratusan harta benda terbakar,”terang Yoga Ana melalu ponselnya, sembari menambahkan bahwa situasi terakhir di Solor Timur sudah kembali kondusif dan terkendali. Sebelumnya, Rabu (6/11), Gubernur Lebu Raya, meminta warga desa Lohayong dan Wulublolong yang terlibat bentrok, agar tidak lagi terpancing dengan berbagai isu yang menyesatkan. (Ak-1/sf)
Sunday, December 1, 2013
Gubernur dan Kapolda Ajak Warga Lohayong – Wulublolong Berdamai
LARANTUKA, SUARAFLORES.com, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Drs, Frans Lebu Raya bersama Kapolda NTT, Brigjen Pol, I Ketut Untung Yoga Ana, Kamis (7/11) siang tadi, memantau situasi dan kondisi terakhir pasca bentrok berdarah antara warga Lohayong dan Wulublolong, di Kecamatan Solor Timur. Dalam kunjungannya, Lebu Raya mendorong agar warga kedua kampung berdamai dan menyelesaikan masalah dengan musyawarah mufakat, serta berjanji membangun kembali rumah yang dibakar. “Saya ajak semua warga kembali berdamai dan menyelesaikan masalah ini dengan musyawarah dan mufakat. Saya akan berkoordinasi untuk mencari solusi membangun kembali rumah-rumah yang terbakar,”kata Lebu Raya dalam pertemuan dengan para tokoh setempat. Sementara itu, Kapolda NTT, Brigjen Pol, I Ketut Untung Yoga Ana, kepada suaraflores.com, mengatakan, pihaknya turun ke TKP bersama Gubernur NTT untuk memberikan himbauan dan penegasan agar kedua belah pihak yang bertikai menahan diri dan tidak mengulangi lagi bentrok yang sudah menelan korban jiwa serta menyebabkan kerugian materi. “Kami datang melihat langsung lokasi bentrok untuk menghimbau kedua belah pihak tidak lagi ulangi bentrokan yang sudah menelan korban jiwa dan mengakibatkan ratusan harta benda terbakar,”terang Yoga Ana melalu ponselnya, sembari menambahkan bahwa situasi terakhir di Solor Timur sudah kembali kondusif dan terkendali. Sebelumnya, Rabu (6/11), Gubernur Lebu Raya, meminta warga desa Lohayong dan Wulublolong yang terlibat bentrok, agar tidak lagi terpancing dengan berbagai isu yang menyesatkan. (Ak-1/sf)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment