Sunday, December 1, 2013

Gubernur NTT : Konflik Terjadi Karena Perebutan Lahan

Gubernur NTT : Konflik Terjadi Karena Perebutan Lahan
KUPANG. FBC- Gubernur NTT, Frans Lebu Raya meminta, masyarakat di sekitar lokasi konflik di Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur untuk tidak terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan, karena masalah yang terjadi disana adalah murni karena masalah lahan yang diperebutkan oleh warga kedua desa.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya. (Foto : Dokumentasi FBC)

Kepada wartawan di Kupang, Rabu (6/11), Gubernur juga mengatakan, dirinya sudah melakukan koordinasi dengan Kapolda NTT, Kapolres dan Dandim Flores Timur, untuk melakukan pemantauan terhadap situasi yang berkembang di Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, pasca bentrok antarwarga di wilayah tersebut.

“Sejak kemarin Pak Kapolda juga sudah mengrimkan tim untuk mem-back up Polres Flores Timur guna meredakan ketegangan antara warga desa Wulublolong dengan Desa Lohayong yang terlibat konflik karena masalah tanah,” katanya

Menurutnya, berdasarkan laporan yang diterima siang tadi, situasi di perbatasan antara kedua desa yang bertikai itu sudah mulai kondusif. Meski begitu, aparat keamanan masih berjaga-jaga di sekitar lokasi bentrok karena khawatir bisa timbul bentrokan susulan.

“Kepada wartawan, saya minta untuk menyajikan informasi yang menyejukkan guna menjaga harmonisasi kehidupan antarwarga yang ada di wilayah tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolres Flores Timur, AKBP Dewa Putu Gede, SH, MH membenarkan peristiwa bentrokan antar warga yang merenggut tiga korban iiwa tersebut. Tiga korban jiwa itu masing-masing Yoseph Silo Wotan (70), Petro Ola Ina Koten (80) dan Veresia Bare (70).

Kapolres mengatakan, suasana di kedua desa itu sudah berhasil dikendalikan aparat keamanan sejak kemarin (Selasa, 5/11) dan sudah kondusif. Namun demikian aparat keamanan masih terus berjaga-jaga di lokasi bentrokan itu.

“Total aparat yang kita siagakan di dua desa tersebut sebanyak 203 personil terdiri dari aparat Polri sebanyak 99 orang, Brimob sebanyak 78 orang dan TNI sebanyak 26 orang. (Oni)
- See more at: http://www.floresbangkit.com/2013/11/gubernur-ntt-masalah-yang-terjadi-murni-karena-masalah-lahan/#sthash.ls4dMhvV.dpuf

No comments:

Post a Comment