Bentrok Antarwarga di Pulau Solor, Satu Tewas
Metrotvnews.com, Kupang: Bentrokan terkait perebutan tanah meletus di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (5/11) sekitar pukul
09.30 Wita.
Bentrokan tersebut terjadi antara warga Desa Lahayong melawan warga Desa Wulublolong, Kecamatan Solor Timur (Pulau Adonara). Peristiwa itu mengakibatkan satu orang tewas dan tiga orang lainnya luka akibat terkena panah.
Korban tewas bernama Sino Wotan, warga Desa Wulublolong, sedangkan tiga korban yang terkena panah berasal dari Desa Lahayong. Anggota DPRD Flores Timur Safrudin Abas yang dihubungi di lokasi kejadian mengatakan perebutan tanah oleh warga dua desa tersebut pernah terjadi pada 1970-an.
"Sekarang bentrokan pecah lagi," katanya. Namun ia mengaku belum mengatahui akar persoalan yang kemudian memicu warga kedua desa itu kembali terlibat bentrokan.
Menurutnya, sampai pukul 13.30 situasi di lokasi bentrokan masih mencekam karena warga yang mempersenjatai diri dengan tombak, panah, dan parang, masih bersiaga.
Aparat keamanan dari Polres Flores Timur telah diterjunkan ke lokasi bentrokan, namun belum bisa berbuat banyak karena warga masih marah dan bertahan untuk bersiap-siap saling menyerang kembali. (Palce Amalo)
Editor: Patna Budi Utami

No comments:
Post a Comment