Sunday, December 1, 2013

DPRD Flotim Sesalkan Kepergian Bupati Yosni

DPRD Flotim Sesalkan Kepergian Bupati Yosni
KUPANG. FBC- Ketua DPRD Flores Timur, Marius Payong Patty sangat menyesalkan kepergian Bupati Flotim, Yoseph Lagadoni Herin alias Yosni Herin ke luar negeri, padahal ada sejumlah agenda penting yang harus diselesaikan terutama pembahasan dan penetapan APBD Perubahan 2013.

Ketua DPRD Flotim, Marius Payong Patty

Marius yang dihubungi floresbangkit.com dari Kupang, Sabtu (9/11) menjelaskan, pekan lalu ketika ada informasi bahwa Bupati Yosni Herin akan ke Australia, dia meminta wakil Ketua DPRD Flotim, Anton Gege Hadjon untuk menyampaikan kepada Bupati bahwa rencana ke Australia itu ditunda dulu karena agenda penting yang harus diselesaikan adalah pembahasan dan penetapan APBD Perubahan tahun 2013 yang sangat penting untuk masyarakat Flotim.

“Saya dapat informasi dari pak Anton, kalau dia sudah sms bupati namun bupati tidak membalas sms tersebut. Kami memang tidak bisa berbuat apa-apa kalau Bupati memang tetap bepergian sesuai rencananya,” kata Marius.

Marius mengakui, ternyata saat Bupati keluar dari Flotim menuju Australia, ada kejadian di Solor berupa bentrokan antar warga desa Wulublolon dan warga desa Lohayong.

“Kita tidak persoalkan perjalanan Bupati ke luar negeri itu, tetapi yang kita persoalkan adalah kepergiannya tanpa memberitahukan kepada Dewan yang saat itu sedang membahas Perubahan APBD Flotim tahun 2013. Kita saling membutuhkan untuk pembahasan APBD perubahan itu, karena ini demi kepentingan masyarakat Flotim seluruhnya,” kata Marius.

Terkait bentrokan di Solor Timur, Marius mengakui, saat kejadian itu dia langsung mengutus tim dari DPRD Flotim untuk turun langsung ke lokasi untuk memantau situasi disana dan berusaha mempertemukan sejumlah tokoh lokal disana agar masalah ini bisa diredam secepatnya.

“Saya langsung turunkan tim dari anggota dewan ke Solor. Mereka turun ke lokasi benrokan untuk menenangkan warga terutama bertemu dengan sejumlah tokoh penting agar bersma-sama mencari jalan terbaik dalam penyelesaian masalah itu,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa bentrokan antar warga desa Lohayong dan Wulublolon pada Selasa (5/11) itu akhirnya merenggut tiga korban jiwa. Tiga korban jiwa itu masing-masing Yoseph Silo Wotan (70), Petro Ola Ina Koten (80) dan Veresia Bare (70). Selain tiga orang tewas, ratusan rumah warga di dua desa itu ludes terbakar dan tujuh orang lainnya mengalami luka. (Oni)
Related Posts:

Flores Provinsi Harus Tetap Menjadi Perjuangan Bersama
Tiga Ketua DPRD di Flores Bicara Provinsi Flores
Konflik Solor- Aparat Masih Berjaga di Lokasi Bentrok
Bentrok di Solor Tiga Tewas
Gubernur dan Kapolda Tinjau Konflik Lahan Solor





- See more at: http://www.floresbangkit.com/2013/11/dprd-flotim-sesalkan-kepergian-bupati-yosni/#sthash.1TP1hPNT.YYOSFmvZ.dpuf

No comments:

Post a Comment